Senin, 05 Januari 2009

BUDAYA INDONESIA

BUDAYA INDONESIA

TARIAN


ternyata, budaya tarian di Indonesia indah-indah loh... kebetulan aku pengen entri blogku, tapi ga ada bahan, jadi aku coba cari bahan tentang budaya Indonesia. ada lagu adat, pakaian adat, rumah adat, dan tarian adat. untuk tarian adat, budaya yang aku tertarik untuk pertama membahasnya.


Dari pencarianku tentang pengertian Budaya atau kebudayaan dan kudapat di wikipedia.com, Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.


Kalo denger tentang seni budaya, gambaranku pertama adalah tentang goyangan cewek-cewek cantik yang secara seragam dan teratur melenggak-lenggokkan badannya dan akhirnya menciptakan keindahan visual-gerak. Didukung juga oleh pakaian adat yang unik dan menarik, serta memiliki ciri khas nilai keindahan yang tinggi.


Kebudayaan Indonesia dapat didefinisiin sebagai semua kebudayaan lokal yang sudah ada sebelum bentuknya nasional Indonesia pada tahun 1945. Semua kebudayaan lokal yang berasal dari kebudayaan beraneka ragam suku-suku di Indonesia merupakan bagian integral daripada kebudayaan Indonesia.


Kebudayaan Indonesia walau beraneka ragam, tapi pada dasarnya terbentuk dan dipengaruhi sama kebudayaan besar lainnya seperti kebudayaan Tionghoa, kebudayaan India sama kebudayaan Arab. Kebudayaan India terutama masuk dari penyebaran agama Hindu dan Buddha di Nusantara jauh sebelum Indonesia terbentuk. Kerajaan-kerajaan yang bernafaskan agama Hindu dan Buddha sempet mendominasi Nusantara pada abad ke-5 Masehi ditandai dengan berdirinya kerajaan tertua di Nusantara, Kutai, sampai akhir abad ke-15 Masehi.


Kebudayaan Tionghoa masuk dan mempengaruhi kebudayaan Indonesia karena interaksi perdagangan yang intensif antara pedagang-pedagang Tionghoa dan Nusantara (Sriwijaya). Selain itu, banyak juga yang masuk bersama perantau-perantau Tionghoa yang datang dari daerah selatan Tiongkok, trus menetap di Nusantara. Mereka menetap dan nikah sama penduduk lokal menghasilkan perpaduan kebudayaan Tionghoa dan lokal yang unik. Kebudayaan kayak gini yang kemudian menjadi salah satu akar daripada kebudayaan lokal modern di Indonesia semisal kebudayaan Jawa dan Betawi.


Kebudayaan Arab masuk bersama dengan penyebaran agama Islam oleh pedagang-pedagang Arab yang singgah di Nusantara dalam perjalanan mereka menuju Tiongkok.


Di sini, akan kutampilkan dulu beberapa budaya tarian Indonesia. Gambarnya kamu bisa browsing di google.

Tari Kecak - Bali



Tari Piring - Sumatera Barat


Tari Legong Caloranang Bedaya



Tari Lilin, Minangkabau - Sumatera Barat



Tari Jaipong, Sunda "indah dan menggoda"



Tari Saman, dari ACEH




Tari Randai - Minangkabau, Sumatera Barat




REOG - Ponorogo


Tari Pakarena - Makassar


CAKALELE


Secara lebih rinci sebagai berikut:

1. Provinsi DI Aceh / Nanggro Aceh Darussalam / NAD

Tari Tradisional : Tari Seudati, Tari Saman Meuseukat


2. Provinsi Sumatera Utara / Sumut

Tari Tradisional : Tari Serampang Dua Belas, Tari Tor-tor


3. Provinsi Sumatera Barat / Sumbar

Tari Tradisional : Tari Piring, Tari payung


4. Provinsi Riau

Tari Tradisional : Tari Tanduk, Tari Joged Lambak


5. Provinsi Jambi

Tari Tradisional : Tari Sekapur Sirih, Tari Selampit Delapan


6. Provinsi Sumatera Selatan / Sumsel

Tari Tradisional : Tari Tanggai, Tari Putri Bekhusek


7. Provinsi Lampung

Tari Tradisional : Tari Jangget, Tari Melinting


8. Provinsi Bengkulu

Tari Tradisional : Tari Andun, Tari Bidadei Teminang


9. Provinsi DKI Jakarta

Tari Tradisional : Tari Topeng, Tari Yapong


10. Provinsi Jawa Barat / Jabar

Tari Tradisional : Tari Topeng Kuncaran, Tari Merak


11. Provinsi Jawa Tengah / Jateng

Tari Tradisional : Tari Serimpi, Tari bambangan Cakil


12. Provinsi DI Yogyakarta / Jogja / Jogjakarta

Tari Tradisional : Tari Serimpi Sangupati, Tari Bedaya


13. Provinsi Jawa Timur / Jatim

Tari Tradisional : Tari Remong, Tari Reog Ponorogo


14. Provinsi Bali

Tari Tradisional : Tari Legong, Tari Kecak


15. Provinsi Nusa Tenggara Barat / NTB

Tari Tradisional : Tari Mpaa Lenggo, Tari Batunganga


16. Provinsi Nusa Tenggara Timur / NTT

Tari Tradisional : Tari Perang, Tari Gareng Lameng


17. Provinsi Kalimantan Barat / Kalbar

Tari Tradisional : Tari Monong, Tari Zapin Tembung


18. Provinsi Kalimantan Tengah / Kalteng

Tari Tradisional : Tari Balean Dadas, Tari Tambun & Bungai


19. Provinsi Kalimantan Selatan / Kalsel

Tari Tradisional : Tari Baksa Kembang, Tari Radap Rahayu


20. Provinsi Kalimantan Timur / Kaltim

Tari Tradisional : Tari Perang, Tari Gong


21. Provinsi Sulawesi Utara / Sulut

Tari Tradisional : Tari Maengkat, Tari Polo-palo


22. Provinsi Sulawesi Tengah / Sulteng

Tari Tradisional : Tari Lumense, Tari Pule Cinde


23. Provinsi Sulawesi Tenggara / Sultra

Tari Tradisional : Tari Dinggu, Tari Balumpa


24. Provinsi Sulawesi Selatan / Sulsel

Tari Tradisional : Tari Bosara, Tari Kipas


25. Provinsi Maluku

Tari Tradisional : Tari Lenso, Tari Cakalele


26. Provinsi Irian Jaya / Papua

Tari Tradisional : Tari Musyoh, Tari Selamat datang


27. Provinsi Timor-Timur / Timtim

Tari Tradisional : Tari Wira, Tari Suru Boek




Data ini kuambil dari
http://www.wikipedia.com, danhttp://organisasi.org/nama_tari_tarian_khas_daerah_adat_budaya_nasional_kebudayaan_nusantara_indonesia

Tidak ada komentar: